Now Playing Tracks

Seseorang yang sentiasa tersenyum riang di hadapanmu,
Ketahuilah dia sering menyapu air matanya tatkala sendirian.
Seseorang yang sentiasa bergurau senda di hadapanmu,
Ketahuilah dialah seorang pemurung tatkala sendirian.

Seseorang yang sentiasa menyuntik kata-kata semangat dan
perangsang kepadamu,
Ketahuilah tatkala itu dia sedang menyulam hatinya yang retak seribu.

Seseorang yang sentiasa kelihatan kuat di hadapanmu,
Ketahuilah dialah yang sentiasa mengadu lemah di hadapan Tuhannya.

Seseorang yang ketawanya menceriakan harimu,
Ketahuilah tatkala itu dia sedang membalut duka di dadanya.

Seseorang yang sering memberi hadiah kepadamu,
Ketahuilah dialah insan yang tidak pernah mendapatkannya.

Seseorang yang bebas mengeluarkan cetusan fikirannya,
Ketahuilah dialah seorang ‘pertapa setia’ yang tidak mampu
bersuara tatkala sendirian.

True story (via artmosfer)

Bagus :)

(Source: its-andika)

Embun dan Perasaan

Kenapa embun itu indah,
Karena butir airnya tidak menetes
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun

Kenapa purnama itu elok,
Karena bulan balas menatap di angkasa
Sekali dia bergerak, tidak ada lagu purnama

Aduhai, mengapa sunset itu menakjubkan
Karena matahari menggelayut malas di kaki langit
Sekali dia melaju, hanya tersisa gelap dan debur ombak

Mengapa pagi itu menenteramkan dan dingin
Karena kabut mengambang di sekitar
Sekali dia menguap, tidak ada lagi pagi

Di dunia ini,
Duhai, ada banyak sekali momen-momen terbaik
Meski singkat, sekejap,
Yang jika belum terjadi langkah berikutnya
Maka dia akan selalu spesial

Sama dengan kehidupan kita, perasaan kita,

Menyimpan perasaan itu indah
Karena penuh misteri dan menduga
Sekali dia tersampaikan, tidak ada lagi menyimpan

Menunggu seseorang itu elok
Karena kita terus berdiri setia
Sekali dia datang, tidak ada lagi menunggu

Bersabar itu sungguh menakjubkan
Karena kita terus berharap dan berdoa
Sekali masanya tiba, tiada lain kecuali jawaban dan kepastian
Sungguh tidak akan keliru bagi orang2 yang paham

Wahai, tahukah kita kenapa embun itu indah?
Karena butir airnya tidak menetes,
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun.
Masa singkat yang begitu berharga.

-Tere Liye-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(via irmairiyanti)

:)

We make Tumblr themes