Now Playing Tracks

Inspirasi ^^

Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yang sudah diawetkan dengan es.

Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan ikan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon-salmon tersebut tetap hidup.

Meski demikian pada kenyataanya banyak salmon yang mati di dalam kolam buatan tersebut. Bagaimana cara mereka mensiasatinya? 

Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil di dalam kolam tersebut. Ajaib!! Hiu kecil tersebut “memaksa” salmon-salmon itu untuk tetap bergerak agar jangan sampai dimangsa. Akibatnya jumlah salmon yang mati justru menjadi sangat sedikit!!

Diam membuat kita mati!

Bergerak membuat kita hidup!!

Apa yang membuat kita diam? Saat tidak ada masalah dalam hidup dan saat kita berada pada zona nyaman. Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena. Begitu terlenanya sehingga kita tidak sadar bahwa kita telah mati!

Ironis, bukan? Apa yang mebuat kita bergerak? Masalah, Pergumulan dan Tekanan Hidup. Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha dan mengatasi semua pergumulan hidup itu. Disaat saat seperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Allah. Tidak hanya itu kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa. Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, justru pada saat kita mengahadapi badai hidup. itu sebabnya syukurilah “hiu kecil” yang terus memaksa kita untuk bergerak dan tetap survive. Masalah hidup adalah baik, karena itulah yang mebuat kita terus bergerak.

Terima kasih pada Allah yang telah menciptakan hiu-hiu kecil dalam kehidupan ini… 

Terus Semangattttt yaaa \(^0^)/ 

Copas_by_Noname 

Janganlah menuntut Rabb-mu karena permohonanmu belum dikabulkan oleh-Nya. Akan tetapi tuntutlah dirimu sendiri yang mungkin belum memenuhi syarat dikabulkannya sebuah permohonan. (Al Hikam; Syaikh Ibnu ‘Athaillah)
Aria Luqita - Sekolah Pernikahan 

karenapuisiituindah:

Hati tak bisa begitu saja dipaksa untuk menghapuskan perasaan yang sedang kita rasa dan terlebih bila hal itu nyata. Namun fakta bahwa kita bukanlah yang dia cinta, harus dijadikan sebuah motivasi untuk menyadarkan kita bahwa bukan dia orangnya; He’s not the one. He isn’t.

Kita seharusnya bisa menilai special atau tidaknya sikap seseorang dari kebiasannya bersikap. Jadi seringkali, menilai seseorang dengan standar dan parameter diri sendiri tidaklah valid.

:)

We make Tumblr themes